LAMPUNG BARAT – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat kembali menggelar aksi inspiratif melalui program B2SA Goes to Posyandu, bertempat di Balai Pekon Sukarame Kecamatan Balik Bukit, kemarin Rabu, (15/6/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam upaya perbaikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pola makan bergizi masyarakat.
Fokus pada Pencegahan Stunting
Program ini hadir sebagai ujung tombak dalam penanganan dan pencegahan stunting. Upaya ini dilaksanakan fokus pada perbaikan gizi keluarga, terutama bagi kelompok rentan yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan membawa tagline "B2SA Goes to Posyandu", kegiatan ini menyasar 50 orang perwakilan yang terdiri dari kader PKK, kader posyandu, serta keluarga balita yang terindikasi stunting.
Optimasi Pangan Lokal dan Kemandirian Pangan
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Sekretaris Dinas
Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat, Erwiensyah Husien, S.H., M.H.,
menekankan pentingnya perubahan pola konsumsi masyarakat.
"Kegiatan ini mendorong masyarakat Lampung Barat
untuk mengurangi ketergantungan pada satu bahan pokok, yaitu beras, dengan
mengoptimalkan potensi pangan lokal kita yang melimpah," ujar Erwiensyah.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa edukasi ini
bertujuan agar masyarakat tetap menyajikan menu makan yang Beragam, Bergizi,
Seimbang, dan Aman (B2SA). "Aman yang dimaksud adalah bebas dari
pencemaran bahan kimia maupun pestisida. Ini merupakan program prioritas daerah
melalui pemenuhan gizi seimbang di lingkungan keluarga," tambahnya.
Kehadiran Ibu Bupati sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Barat
Acara di Balai Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit,
semakin spesial dan bermakna dengan kehadiran langsung Ketua Tim Penggerak (TP) PKK
Kabupaten Lampung Barat, Ibu Partinia Parosil Mabsus sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, beliau
menegaskan kembali pentingnya kegiatan ini.
“Kegiatan B2SA Goes to Posyandu merupakan program
edukasi gizi masyarakat yang bertujuan mengenalkan dan menerapkan pola konsumsi
pangan sehat berbasis potensi lokal guna mencegah stunting sejak dini,”
ujarnya.
Edukasi, Praktik, dan Rangkaian Kegiatan
Untuk memastikan pesan ini tersampaikan dengan baik,
Dinas Ketahanan Pangan menghadirkan narasumber dari Puskesmas serta Kelana
Indah Susilawati, S.Hut, MP, sekaligus perwakilan PKK Pokja
3. Selain menyampaikan materi, peserta diajak langsung dalam praktik pembuatan menu B2SA dan
pembagian alat masak dan sembako sebagai stimulus agar para ibu lebih semangat mengolah
pangan lokal di rumah.
Aksi Berkelanjutan
Sinergi ini turut dihadiri oleh Camat Balik Bukit, Kepala Puskesmas Balik Bukit, serta Peratin Sukarame beserta jajarannya. Semangat gerakan ini tidak berhenti di Kecamatan Balik Bukit saja. Sebagai komitmen pemerintah dalam pemerataan akses gizi, kegiatan "B2SA Goes to Posyandu" ini juga dilanjutkan keesokan harinya di Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong.
Mari kita dukung penuh gerakan ini. Dengan memulai hidup
sehat dari meja makan sendiri, kita sedang membangun fondasi generasi Lampung
Barat yang lebih sehat, kuat, dan berprestasi.
"Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA,
Habiskan!"
Liputan : B2SA Goes
to Posyandu 2026


