Panduan Lengkap Tookie-OSINT: Tool Canggih untuk Investigasi Username dan
Jejak Digital
Dunia investigasi digital dan keamanan siber terus berkembang dengan sangat pesat. Salah satu teknik paling fundamental yang sering digunakan oleh ethical hacker, pentester pada tahap awal adalah OSINT (Open-Source Intelligence) dengan tujuan information gathering (pengumpulan informasi). OSINT memungkinkan pengumpulan data publik secara legal tanpa harus meretas sistem target.
Dalam praktiknya, salah satu tantangan terbesar bagi investigator adalah
melacak jejak digital seseorang yang menggunakan nama pengguna (username atau handle)
yang sama di berbagai platform online. Di sinilah peran tool seperti Tookie-OSINT
menjadi sangat krusial.
Artikel ini akan mengupas secara umum apa itu Tookie-OSINT, kegunaannya, serta panduan langkah demi langkah cara menginstal dan menggunakannya
di perangkat Anda.
![]() |
| Info grafis tool Tookie-OSINT |
Apa itu Tookie-OSINT?
Menurut sumber resmi dari pengembang resminya berasal langsung dari dokumentasi repositori GitHub Alfredredbird/tookie-osint serta dokumentasi distribusi resmi Kali Linux Tools, Tookie-OSINT adalah tool open-source berbasis bahasa pemograman Python yang dikembangkan oleh alfredredbird bersama komunitas pengembang di GitHub. Tool ini dirancang khusus untuk mendeteksi keberadaan suatu username di ratusan situs web, forum, dan platform media sosial populer secara otomatis.
Jika Anda pernah mendengar atau menggunakan tool legendaris bernama Sherlock, Tookie-OSINT memiliki fungsi dasar yang serupa. Namun, Tookie-OSINT ditulis ulang dari awal dengan fokus pada peningkatan performa kecepatan, optimasi pemindaian, serta penambahan berbagai fitur modern seperti dukungan multithreading, web scraper, hingga ekspor laporan ke dalam format terstruktur. Menurut sumber di dunia maya, tool Tookie-OSINT secara teknis masuk dalam katagori scanning pasif bukan aktif karena tool ini tidak menyentuh target secara langsung. Tool ini juga tidak mengeksploitasi celah keamanan, tidak melakukan brute force kata sandi, dan tidak masuk ke sistem internal target.
Yang dikumpulkan hanyalah informasi yang memang disediakan secara terbuka oleh situs-situs tersebut untuk publik. Jika pasif hanya membaca data yang sudah ada di internet. Jika tool membuat koneksi baru langsung ke target maka ini dinamai scaning aktif. Beberapa tool OSINT beralih menjadi scanning aktif jika fiturnya berinteraksi langsung dengan sistem target. Cara kerjanya mengirim paket data, melakukan request ke server target atau menebak direktori secara langsung. Dan resikonya aktivitas kita dapat terekam oleh log keamanan target (IDS/IPS).
Kegunaan Utama Tookie-OSINT dalam Investigasi
Sebelum masuk ke teknis penggunaan, penting untuk memahami apa saja fungsi
nyata dari tool ini dalam skenario sehari-hari:
- Pencarian
Jejak Akun Silang (Cross-Platform Tracking): Membantu
menemukan apakah suatu username terdaftar di platform seperti
Instagram, Twitter/X, GitHub, Reddit, TikTok, dan ratusan situs lainnya
hanya dalam hitungan detik.
- Tahap
Pengumpulan Awal (Reconnaissance): Digunakan
oleh para profesional keamanan siber untuk memetakan keberadaan digital
suatu entitas atau target sebelum melakukan audit keamanan resmi.
- Audit Keamanan
Privasi Pribadi: Memungkinkan Anda memeriksa jejak digital Anda
sendiri di internet, memastikan tidak ada akun lama terlantar yang
berpotensi menjadi celah keamanan (security risk).
- Pemindaian
Massal (Batch Processing): Mendukung pencarian banyak username
sekaligus menggunakan daftar dari dokumen teks eksternal, sangat efektif
untuk investigasi skala besar.
- Ekspor Laporan
Fleksibel: Hasil temuan pemindaian dapat disimpan ke dalam
format file seperti JSON, CSV, atau TXT guna memudahkan analisis lanjutan.
Cara Instalasi Tookie-OSINT
Tookie-OSINT dibuat dengan bahasa pemograman Phython dan dirancang agar kompatibel dengan berbagai sistem operasi, termasuk sistem operasi Linux (seperti Kali Linux, Ubuntu, Debian), macOS, hingga perangkat Android melalui Termux juga bisa. Berikut adalah panduan instalasi standar menggunakan sistem berbasis Linux :
1. Kloning Repositori dari GitHub
Pertama buka browser di Linux Anda, lalu masukkan perintah berikut untuk mengunduh kode sumber Tookie-OSINT di repository resminya github.com/alfredredbird/tookie-osint.
Gunakan perintah ini di terminal, contoh digambar melalui terminal kali linux, ketik git clone https://github.com/alfredredbird/tookie-osint.git di address bar browser lalu download filenya.
![]() |
| Membuka browser mozila firefox di kali linux, lalu ketikkan alamat https://github.com/alfredredbird/tookie-osint.git |
| Tampilan Desktop Environment (Lingkungan Desktop) |
Kemudian setelah didownload, copy alamat "https://github.com/alfredredbird/tookie-osint.git", pastekan dengan ctrl + shift + v, hasil copy-an di terminal kali linux dengan menambah perintah git clone spasi https://github.com/alfredredbird/tookie-osint.git dan tekan enter.
![]() |
| Output perintah git clone https://github.com/alfredredbird/tookie-osint.git |
2. Masuk ke Direktori Tool
Pindahkan direktori kerja terminal Anda ke folder hasil kloning:
Ketik syntak cd tookie-osint tekan enter dan liat isinya dengan perintah ls.
![]() |
| Output perintah cd tookie-osint |
3. Jalankan Skrip Instalasi Otomatis
Tookie-OSINT menyediakan skrip instalasi agar tidak perlu repot-repot memasang dependensi Python secara manual. Berikan izin eksekusi lalu jalankan
skrip tersebut:
Penjelasan dari perintah :
- chmod +x install.sh (perintah
chmod +x install.sh). Chmod sendiri merupakan singkatan dari change mode, kode + menambahkan, (execute/kode x) artinya memberikan izin eksekusi dan digunakan untuk memberikan izin eksekusi (executable permission)pada file skrip yang bernamainstall.sh.Jika kita langsung menjalankan skrip perintah ./install sebelum mengetik chmod +x sistem biasanya menolak dan menampilkan pesan error seperti "permission denied (akses ditolak)karena sistem menganggap file tersebut hanyalah file teks biasa, bukan sebuah program yang bisa dieksekusi. Nah kebetulan di terminal kali linux saya perintah chmod sudah saya jalankan sebelum perintah sudo ./install.sh. Dan phython3 sudah terpasang di kali linux Sehingga perintah tersebut bisa dilewati (skip).
Kali Linux secara default sebenarnya sudah menyertakan Python 3. Namun jika karena suatu hal paket tersebut hilang, Anda wajib memperbarui repository dan memasang kembali Python 3 beserta dependensinya (library) sebelum memasang Tookie-OSINT.
Untuk mengecek apakah python3 sudah terinstall di kali linux dengan cara ketik python3 --version, jika sudah terpasang maka akan ada notifikasi python versi berapa, sebaliknya bila belum terpasang maka ada notifikasi command not found. Dan perlu diingat bahwa pc atau laptop kita menggunakan dual boot yaitu OS Windows dan OS Linux maka walaupun misalnya python3 sudah terinstall di windows maka di kali linux wajib diinstall juga karna masing-masing terpisah.
Meskipun Windows dan Kali Linux berada di satu komputer yang sama (misalnya menggunakan Dual Boot, VirtualBox, VMware, atau WSL (Windows Subsystem for Linux), keduanya adalah sistem operasi yang terpisah.
Ketik sudo ./install.sh tekan enter
![]() |
| Output perintah sudo ./install.sh |
sudo: (Superuser Do) Memberikan izin khusus setingkat administrator/root. Ini wajib karena proses instalasi biasanya perlu menyalin file ke folder sistem yang dilindungi../: Menandakan bahwa skrip yang ingin dijalankan berada di dalam folder yang saat ini sedang aktif di terminal (direktori kerja saat ini).install.sh: Nama file skrip pembawa perintah instalasi (biasanya ditulis dalam bahasa skrip Bash).
![]() |
| Target self username : regasaputra |
(Catatan: Bagi pengguna Kali Linux versi terbaru, Tookie-OSINT bahkan sudah
terintegrasi ke dalam sumber paket resmi, sehingga Anda dapat menginstalnya
langsung melalui perintah sudo apt install tookie-osint).
Cara Menggunakan Tookie-OSINT
Setelah proses instalasi selesai dengan sukses, Anda dapat memanggil
program ini langsung dari terminal. Untuk melihat daftar lengkap argumen dan
parameter bantuan, Anda bisa mengetikkan:
ketik tookie-osint -h tekan enter
![]() |
| Output perintah tookie-osint -h |
Penjelasan perintah :
- Kode -
hdigunakan untuk menampilkan menu bantuan (help menu) dan panduan penggunaan alat tersebut.
![]() |
| Output lanjutan dari perintah tookie-osint -h |
Berikut adalah beberapa contoh skenario penggunaan praktis yang sering
digunakan oleh para investigator:
A. Melakukan Pencarian Satu Username Dasar
Untuk melacak keberadaan satu nama pengguna secara spesifik, gunakan
argumen -u diikuti nama target:
tookie-osint -u nama_target
![]() |
| Output perintah tookie-osint -u nama_target |
Penjelasan perintah :
tookie-osint: menjalankan program utama Tookie-OSINT.-u nama_target: menentukan username atau nama target yang ingin dilacak.
Contoh penggunaan Tookie-OSINT dengan target username atas nama penulis sendiri.
Dari hasil scanning, ditemukan banyak sekali kemunculan username "regasaputra" terdaftar di berbagai platform situs publik. Namun, hasil tersebut tidak otomatis berarti semua akun tersebut miliknya. Setelah dianalisis dan diverifikasi, hanya beberapa akun yang punya indikator cukup untuk dikaitkan dengan username regasaputra. Sisanya yang puluhan atau bahkan ratusan situs belum tentu berhubungan dengan nya dan bisa saja milik orang lain dengan nama yang sama. Hal ini menegaskan bahwa scanning username dengan Tookie-OSINT pada dasarnya menghasilkan kecocokan atau kemungkinan keberadaan username, bukan bukti kepemilikan akun oleh satu orang tertentu. Dari tool tersebut kita dapat mengindentifikasi prilaku dan kebiasaan target, pekerjaan target, kesukaan atau hobinya yang terekspose di internet, semuanya jika kita mau dalami lebih lanjut dengan membuka satu persatu situs target dengan username yang sama tersebut.
Dan sisi baiknya kita bisa memberitahukan data-data pribadi si target yang sudah terekspose yang kuatir akan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Tentu ini bukan pekerjaan mudah karena satu persatu situs yang tampil harus di buka: apakah ada bukti kepemilikan akun yang sedang ditargetkan.
Hal ini penting diperhatikan dalam penggunaan tool OSINT. Kesamaan username hanya merupakan sebuah indikasi awal, bukan bukti pasti mengenai identitas atau kepemilikan suatu akun. Untuk menentukan apakah beberapa akun benar-benar dimiliki oleh orang yang sama, diperlukan korelasi dan verifikasi berdasarkan indikator lain yang tersedia secara publik, misalnya kesesuaian nama, foto profil, bio, tautan ke akun lain, informasi yang dipublikasikan, atau pola aktivitas yang relevan.
Dengan demikian, hasil dari Tookie-OSINT sebaiknya dipahami sebagai daftar kemungkinan atau kandidat yang perlu dianalisis lebih lanjut, bukan sebagai daftar pasti seluruh akun milik seseorang.
Dalam kasus ini username regasaputra, puluhan bahkan ratusan situs yang menampilkan username tersebut tidak otomatis menunjukkan bahwa seluruh akun tersebut merupakan miliknya. Sangat mungkin terdapat beberapa orang berbeda yang menggunakan username yang sama, karena sebuah username tidak selalu bersifat unik di seluruh internet dan tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk mengidentifikasi seseorang.
![]() |
| Output perintah itu, ada puluhan username regasaputra yang terdaftar di platform online |
B. Pencarian dengan Optimasi Kecepatan (Multithreading) dan Output JSON
Jika Anda ingin mempercepat proses pencarian menggunakan banyak utas paralel (threads) sekaligus menyimpan hasilnya ke dalam format JSON untuk diolah kembali, gunakan perintah tookie-osint -u nama_target -o json -t 10.
![]() |
| Output perintah tookie-osint -u nama_target -o json -t 10 |
C. Pemindaian Massal dari Daftar File (Batch Search)
Jika Anda memiliki daftar banyak username yang disimpan di dalam
sebuah file teks (misalnya users.txt, dengan ketentuan satu nama per baris),
Anda bisa memindainya sekaligus dan mengekspor hasilnya ke format CSV:
tookie-osint -U users.txt -o csv
![]() |
| Output perintah tookie-osint -U users.txt -o csv |
Penjelasan perintah :
-U users.txt : membaca daftar username target yang ada di dalam file users.txt (huruf -U besar digunakan untuk input file berisi daftar nama, bukan nama tunggal).-o csv : menyimpan hasil pelacakan ke dalam file berformat CSV (Comma-Separated Values). Format ini otomatis bisa dibuka menggunakan Microsoft Excel, Google Sheets, atau LibreOffice Calc.D. Fitur Lanjutan: Web Scraper dan Harvest Mode
Tookie-OSINT juga dilengkapi dengan fitur tambahan untuk mencoba
mengekstrak data publik dari halaman profil yang berhasil ditemukan menggunakan
argumen -W dan -H:
![]() |
| Perintah tookie-osint -u nama_target -W -H |
Tips dan Etika Penggunaan OSINT
Meskipun Tookie-OSINT adalah perangkat yang sangat kuat dan bersifat open-source,
ada beberapa catatan penting yang harus Anda perhatikan:
- Gunakan Secara
Bijak: Tool ini diciptakan untuk tujuan edukasi, penelitian keamanan, dan
perlindungan privasi yang sah. Hindari penggunaannya untuk tindakan
pelecehan (harassment), doxxing, atau aktivitas maliter
lainnya.
- Pahami Batasan
Akurasi: Tidak semua situs web memberikan respons yang akurat (sering kali
terjadi false positive atau false negative akibat perubahan
struktur halaman web target). Selalu lakukan verifikasi manual pada tautan
akun yang ditemukan.
- Perbarui
Secara Berkala: Karena struktur situs web sering berubah, pastikan
Anda selalu memperbarui repositori Tookie-OSINT melalui perintah git pull
secara berkala agar daftar situs web yang dipindai tetap akurat.
Dengan antarmuka yang ramah pengguna terminal serta performa yang cepat, Tookie-OSINT layak menjadi salah satu perangkat wajib di dalam toolkit digital Anda.
Mengapa Tookie-OSINT Penting dalam Investigasi Username?
Tool ini dirancang untuk melacak keberadaan sebuah username di berbagai
platform online. Namun, perlu diingat bahwa pencarian hanya berlaku untuk satu
username yang sama. Dengan mempelajari cara kerja Tookie-OSINT, kita bisa
memahami pentingnya tidak menggunakan username identik di banyak platform,
karena hal tersebut dapat memudahkan orang lain memetakan jejak digital kita.
Sebagai contoh, tool ini mampu mendeteksi apakah sebuah akun memiliki
aktivitas di YouTube, apakah pernah mengunggah video, melakukan vlog, atau
aktif di platform lain. Dengan begitu, investigator dapat melakukan mapping
target secara lebih menyeluruh. Terkadang informasi yang diberikan juga
kurang tepat seperti yang kita inginkan misalnya kita memasukkan nama kita maka
username dengan nama kita akan muncul semua sehingga yang memiliki usernama yang
mirip sama akan ditampilkan juga. Misal saya ketik regasaputra, maka seluruh
platform yang saya ikuti misal medsos FB akan keluar dan tidak menutup
kemungkinan regasaputra yang bukan kita targetkan akan ditampilkan dengan nama
regasaputra tanpa spasi lainnya juga akan ditampilkan.
Dari sisi performa, Tool Tookie-OSINT memang tidak secepat Sherlock
atau Nexfil, tetapi hasil pencariannya sering kali lebih luas. Ada kasus
di mana username tidak ditemukan oleh Nexfil, tetapi berhasil terdeteksi
melalui Tookie-OSINT. Inilah yang membuatnya layak dijadikan tool eksplorasi
OSINT untuk investigasi digital.
Tujuan utama penggunaan tool ini adalah edukasi, meningkatkan kewaspadaan
digital di ruang siber dan membantu kita memahami bagaimana jejak digital dapat
dibongkar hanya dengan teknik OSINT.
Disclaimer
Artikel ini dibuat semata-mata untuk tujuan edukasi dan penelitian
keamanan siber. Segala informasi mengenai penggunaan Tookie-OSINT maupun
tool OSINT lainnya ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan digital dan
pemahaman tentang jejak online di ruang siber.
Penulis tidak menganjurkan penggunaan tool ini untuk aktivitas
ilegal, termasuk pada:
- Doxxing,
pelecehan, atau penguntitan online
- Peretasan
sistem tanpa izin
- Penyalahgunaan
data pribadi orang lain
Segala bentuk tindakan yang melanggar hukum merupakan tanggung jawab penuh
pengguna. Penulis tidak bertanggung jawab atas konsekuensi hukum maupun
etika yang timbul dari penyalahgunaan informasi yang disajikan.
Dengan membaca artikel ini, Anda dianggap memahami bahwa OSINT adalah
teknik legal bila digunakan secara benar, dan tujuan utama pembahasan
adalah meningkatkan kesadaran privasi serta keamanan digital.












.jpg)




