Semarak HUT ke-35 Lampung Barat: Pengajian Akbar Penuh Inspirasi Bersama Ustadz Dr. H. Dasa'ad Latif
Dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) yang ke-35, Kabupaten Lampung Barat menggelar pengajian akbar yang penuh keberkahan pada Selasa kemarin, tanggal 29 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Islamic Center Sekuting Terpadu ini menghadirkan sosok ulama karismatik, Ustadz Dr. H. Dasa'ad Latif, S.Sos., yang dikenal dengan gaya dakwahnya yang unik, humoris, blak-blakan, namun menyentuh inti permasalahan kehidupan masyarakat modern.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Beberapa pejabat penting yang hadir dalam acara tersebut meliputi:
Bapak H. Parosil Mabsus (Bupati Lampung Barat)
Bapak Rahmat Mirjani Jausal, S.T., M.M. (Gubernur Provinsi Lampung)
Bapak Dr. H. Mad Hasnurin (Wakil Bupati Lampung Barat)
Ibu Partinia Parosil Mabsus (Ketua Tim Penggerak PKK)
Bapak Edi Noval (Ketua DPRD Lampung Barat)
Bapak AKBP Samsum Wirman, S.I.K., M.H. (Kapolres Lampung Barat)
Bapak Muhammad Fahmi Hari Nugro, S.H., M.Hum. (Kepala Pengadilan Negeri Lampung Barat)
Selain itu, hadir pula perwakilan dari unsur Dandim, Kajari, Kepala Kementerian Agama, Kepala Kementerian Haji, para Camat, Peratin (kepala desa), serta pimpinan organisasi keagamaan seperti PCNU dan Muhammadiyah dan elemen masyarakat lainnya.
Poin Penting Tausiyah Ustadz Dr. H. Dasa'ad Latif
Dalam ceramahnya, Ustadz Dasa'ad menyampaikan sejumlah pesan moral yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat saat ini:
1. Masalah Adalah Bagian Hidup, Sikaplah yang Menentukan
Ustadz Dasa'ad mengingatkan bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang luput dari masalah, bahkan Nabi Muhammad SAW pun menghadapi cobaan berat. Beliau berpesan agar umat tidak mudah mengeluh atau mengumbar masalah di media sosial karena justru dapat merusak martabat keluarga.
"Saudara-saudara sekalian, tidak ada orang tidak ada masalahnya... Berarti bukan masalah yang jadi masalah kita. Masalah kita adalah bagaimana menyikapi masalah."
2. Bijak Mengatur Gaya Hidup dan Realita Ekonomi
Beliau memberikan kritik tajam terhadap fenomena gaya hidup mewah demi gengsi semata yang kerap menjerumuskan seseorang ke dalam utang, bahkan tindakan melanggar hukum. Beliau menekankan bahwa rezeki sudah diatur oleh Allah, sehingga kita tidak perlu memaksakan diri hidup di luar kemampuan.
3. Keberkahan dan Keharmonisan Rumah Tangga
Dalam kehidupan berkeluarga, Ustadz mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan mertua serta menghindari sikap saling curiga berlebihan kepada pasangan. Menjaga komunikasi yang sehat menjadi fondasi utama keluarga yang sakinah.
4. Salat Duha sebagai Pembuka Rezeki
Bagi masyarakat yang merasa rezekinya sedang sempit, beliau mengajak untuk merutinkan ibadah Salat Duha. Ibadah ini bukan sekadar ritual pagi, melainkan wujud nyata penyerahan diri kepada Allah sebelum memulai segala aktivitas harian.
5. Membangun Lampung Barat Melalui Persatuan
Menutup tausiyahnya, Ustadz Dasa'ad menekankan bahwa kemajuan daerah tidak akan tercapai jika warganya bercerai-berai. Beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat ukhuwah (persaudaraan), karena rasa aman dan rukun adalah modal utama dalam membangun daerah.
Kesimpulan
Pengajian akbar dalam rangka HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat ini menjadi momentum refleksi bersama. Kehidupan yang damai bukanlah hidup tanpa hambatan, melainkan hidup dengan iman yang kokoh, kesederhanaan, serta kerukunan antar sesama. Semangat dari tausiyah ini diharapkan mampu membawa masyarakat Lampung Barat menjadi pribadi yang lebih bijak, harmonis, dan senantiasa diberkahi kemajuan.
Sumber : Dirangkum dari Video & Dokumentasi :
.jpg)


