
Menjemput Sakinah dalam Balutan Adat dan Doa
Pernikahan Alex dan Rika yang berlangsung pada Kamis, 21 Juni 2012 lalu, meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Prosesi ijab kabul yang dilaksanakan pada pagi hari di kediaman mempelai wanita berjalan dengan khidmat, disaksikan oleh kerabat dekat serta tokoh adat setempat.
Tidak berhenti di situ, resepsi pernikahan pun digelar pada hari yang sama dengan dimeriahkan oleh hiburan. Sebelum memasuki pelaminan, sepasang pengantin harus melalui prosesi adat arak-arakan. Dengan didampingi sanak kerabat, kedua mempelai berjalan kaki menuju tempat pelaminan, disambut dengan iringan tari pencak silat yang memukau.
Acara ini terasa semakin spesial karena melibatkan gotong royong dari keluarga besar, teman sejawat, dan para sahabat yang bahu-membahu menjadi panitia. Meski bagi sebagian orang acara ini terlihat sederhana, bagi saya pribadi, perhelatan ini terasa sangat mewah dan berkesan. Kehadiran para pejabat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat semakin menambah kehormatan dan kehangatan suasana.
Sebagai kakak, izinkan saya menyampaikan untaian doa bagi kedua mempelai yang berbahagia:
"Kini engkau di sini, di tempat, di hari, dan di ritual suci yang telah lama dinanti. Ada air mata yang menitik sebagai tanda bahagia, ada debar jantung yang bercampur gelisah serta doa-doa yang dipanjatkan. Semua tumpah ruah dalam naungan kalimat syahadah."
Barakallah, Ukhti Rika. Barakallah, Akhi Alex.
Semoga Allah SWT menyatukan kalian dalam kebaikan dan menjadikan rumah tangga kalian keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Semoga keberkahan-Nya senantiasa menjadi penghias hari-hari kalian dan menjadi pembuka jalan menuju surga-Nya.
Allah SWT berfirman: "Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (QS. Yasin: 36)
Ada sebuah perumpamaan yang mengatakan bahwa perkawinan ibarat istana; bagi yang di luar ingin segera masuk, namun bagi yang tidak menjaganya, ia bisa terasa menyesakkan. Maka, jadikanlah kasih sayang dan kesabaran sebagai fondasi utama istana kalian.
Barakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khoir. Semoga Allah memberikan berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan. Amin ya Rabbal Alamin.